“Ayo enggak
papa. Yang lain juga gitu kok. Asal kita kompak, gak bakal ketahuan deh. Cuma bayar
Rp. 25.000 aja . Lagiankan ini cuma buat jaga-jaga” bujukku ke Rudi.
“Gak. Aku gak
bakal mau pake gituan. Maaf” jawab Rudi.
Rudi memang
keras kepala, dia selalu mempertahankan idealismenya. Berapa kalipun dibujuk,
dia tak akan mau membeli kunci jawaban Ujian Nasional mendatang. Padahal dia
langganan remedial di kelas. Tapi tetap saja dia keras kepala. Bahkan mencontek pun dia tidak
mau.
“Terserah deh. Hanya
kamu satu-satunya yang gak mau beli di sekolah ini. Tapi tolong, demi
teman-temanmu, jangan bilang ke guru” pintaku padanya.
“Iya. tahu” jawab Rudi singkat dan bergegas
pergi dari pandanganku.
* * *