Hai.
Selamat datang di Udin & Idin cerpen Blog. Perkenalkan, aku Idin yang
mengatur blog ini dan disampingku sebagai otaknya adalah saudaraku Udin. Di
blog ini kami memajang kumpulan karya cerpen pemula kami ^_^ . Berhubung kami
masih sekolah, jadi cerpen ini untuk anak sekolah(SMP/SMA) temanya.
Sebelumnya
apakah kalian tahu apa itu cerpen? Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia),
cerpen adalah akronim dari cerita pendek, yaitu kisahan
pendek
(500 - 10.000 kata) yang memeberikan kesan tunggal dominan dan memusatkan diri
pada satu tokoh dalam satu situasi. Biasanya terdiri dari 2-20 halaman.
Berikut Unsur-unsur
Intrinsik Cerpen yang dikutip dari (http://riniintama.wordpress.com/unsur-unsur-intrinsik-cerpen/) :
A. Tema cerita
Tema
merupakan gagasan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra
Tema
disaring dari motif- motif yang terdapat dalam karya yang bersangkutan yang
menentukan hadirnya peristiwa-peristiwa, konflik, dan situasi tertentu. Tema
dalam banyak hal bersifat ”mengikat” kehadiran atau ketidakhadiran peristiwa,
konflik serta situasi tertentu termasuk berbagai unsur intrinsik yang lain.
Tema menjadi dasar pengembangan seluruh cerita, maka tema pun bersifat menjiwai
seluruh bagian cerita itu. Tema mempunyai generalisasi yang umum, lebih luas
dan abstrak.
B. Alur Cerita
Sebuah
cerpen menyajikan sebuah cerita kepada pembacanya. Alur cerita ialah peristiwa
yang jalin-menjalin berdasar atas urutan atau hubungan tertentu. Sebuah
rangkaian peristiwa dapat terjalin berdasar atas urutan waktu, urutan kejadian,
atau hubungan sebab-akibat. Jalin-menjalinnya berbagai peristiwa, baik secara
linear atau lurus maupun secara kausalitas, sehingga membentuk satu kesatuan
yang utuh, padu, dan bulat dalam suatu prosa fiksi.
Plot
ialah cerita yang berisi urutan kejadian, namun tiap kejadian itu hanya
dihubungkan secara sebab-akibat, peristiwa yang disebabkan atau menyebabkan
terjadinya peristiwa yang lain.Plot ialah peristiwa-peristiwa yang ditampilkan
dalam cerita yang tidak bersifat sederhana, karena pengarang menyusun
peristiwa-peristiwa itu berdasarkan kaitan sebab-akibat bahwa alur cerita ialah
jalinan peristiwa yang melatari sebuah prosa fiksi yang dihubungkan secara
sebab-akibat.
C. Penokohan
Dalam
pembicaraan sebuah cerita pendek sering dipergunakan istilah-istilah seperti
tokoh dan penokohan, watak dan perwatakan, atau karakter dan karakterisasi
secara bergantian dengan menunjuk pengertian yang hampir sama. Tokoh cerita
ialah orang-orang yang ditampilkan dalam suatu karya naratif, atau drama , yang
oleh pembaca ditafsirkan memilki kualitas moral dan kecenderungan tertentu
seperti yang diespresikan dalam ucapan dan apa yang dilakukan dalam tindakan.
Sedangkan penokohan ialah pelukisan gambaran yang jelas tentang seseorang yang
ditampilkan dalam sebuah cerita
Penokohan
sekaligus mencakup masalah siapa tokoh cerita, bagaimana perwatakan, dan
bagaimana penempatan dan pelukisannya dalam sebuah cerita sehingga sanggup
memberikan gambaran yang jelas kepada pembaca. Penokohan sekaligus menunjuk
pada teknik perwujudan dan pengembangan tokoh dalam sebuah cerita.
D. Latar
Sebuah
cerita pada hakikatnya ialah peristiwa atau kejadian yang menimpa atau
dilakukan oleh satu atau beberapa orang tokoh pada suatu waktu tertentu dan
pada tempat tertentu. Latar ialah penempatan waktu dan tempat beserta
lingkungannya dalam prosa fiksi
1.)
Latar Tempat
Latar
tempat mengacu pada lokasi terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam sebuah
karya fiksi. Unsur tempat yang dipergunakan mungkin berupa tempat-tempat dengan
nama tertentu serta inisial tertentu.
2.)
Latar Waktu
Latar
waktu berhubungan dengan masalah ” kapan ” terjadinya peristiwa-peristiwa yang
diceritakan dalam sebuah karya fiksi. Masalah ”kapan” teersebut biasanya
dihubungkan dengan waktu
3.)
Latar Sosial
Latar
sosial mengacu pada hal-hal yang berhubungan dengan perilaku sosial masyarakat
di suatu tempat yang diceritakan dalam karya fiksi. Tata cara kehidupan sosial
masyarakat mencakup berbagai masalah dalam lingkup yang cukup kompleks serta
dapat berupa kebiasaan hidup, adat istiadat, tradisi, keyakinan, pandangan
hidup, cara berpikir dan bersikap. Selain itu latar sosial juga berhubungan
dengan status sosial tokoh yang bersangkutan.
E. Sudut Pandang
Sudut
pandang merupakan strategi, teknik, siasat, yang secara sengaja dipilih
pengarang untuk mengemukakan gagasan dan ceritanya. Segala sesuatu yang
dikemukakan dalam karya fiksi memang milik pengarang, pandangan hidup, dan
tafsirannya terhadap kehidupan. Namun kesemuanya itu dalam karya fiksi
disalurkan lewat sudut pandang tokoh, lewat kacamata tokoh cerita. Sudut
pandang adalah cara memandang tokoh-tokoh cerita dengan menempatkan dirinya
pada posisi tertentu.
Begitulah
sedikit dari kami tentang cerpen. selamat menikmati kumpulan cerpen kami dan
jangan lupa pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak berupa komentar ^_^
~~U&I~~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar